Thursday, January 26, 2012

Bidadari Bumi, 9 Kisah Wanita ShalehahBidadari Bumi, 9 Kisah Wanita Shalehah by Halimah Alaydrus
My rating: 3 of 5 stars

Senin lalu, saya baru saja selesai membaca sebuah buku. Ini dia reviewnya....

...Kemudian diletakkannya tangan kanannya di dadaku, lalu ia mendoakanku. Dia terus berdoa dan tak henti-hentinya berdoa untukku. Seolah saat itu tak ada yang lebih penting baginya kecuali aku. Perempuan asing yang bahkan baru ia kenal beberapa menit yang lalu. Ia masih saja berdoa dengan satu kalimat sederhana.

"Semoga Allah takkan pernah tega menyengsarakanmu, anakku..." Doa itu terus diulangnya berkali-kali dengan cucuran air mata. "Ya Allah, sampai kapanpun, dimanapun, jangan pernah tega untuk menyengsarakan hidupnya," katanya lagi dan lagi dengan air mata yang membanjiri wajah tuanya.

Membaca penggalan kisah ini membuat saya ingin bertemu dengan sosok Hubabah Tiflah. Membayangkan bertemu dengan seorang wanita shalihah yang sudah tua renta lagi buta. Namun dengan tulusnya ia mendoakan kebaikan bagi saya, yang baru pertama kali ditemuinya. Mendoakan kebaikan yang bahkan jarang saya pinta kepada Allah untuk diri saya sendiri. Dalam goresan tinta pun, saya bisa merasakan kesungguhan doanya. Dari keshalihan Hubabah Tiflah saya belajar tentang ketulusan sebuah doa.

Dan dari delapan kisah wanita shalihah lainnya, saya menemukan pelajaran bahwa bidadari itu juga ada di sini, di bumi.

View all my reviews

No comments:

Post a Comment